Mana yang Harus Saya Pilih? TOEFL atau IELTS?

Nah, ketika dihadapkan harus pilih TOEFL atau IELTS dan kita harus pilih salah satu bukanlah suatu hal yang mudah.

Banyak di antara kita yang akhirnya bingung harus pilih mana.

Sebenarnya, kembali lagi ke kebutuhan kita, apakah kita mau kuliah di negara-negara eropa atau seperti commonwealth country atau kita mau ke kampus-kampus yang ada di Amerika?

Gambaran sederhananya, TOEFL dimiliki oleh North American Body, Educational Testing Service (ETS), sedangkan IELTS dimiliki bersama oleh organisasi terkenal di Inggris dan Australia yaitu IDP Education, British Council, dan Cambridge Assessment English. 

Dua-duanya sama-sama bagus dan kredibel.

Walaupun kedua tes ini sama-sama memiliki jenis ujian yang serupa dan diakui secara global, tetap ada beberapa perbedaan penting yang perlu diperhatikan oleh calon peserta.

Agar kamu bisa lebih memahami keduanya, berikut penjelasan yang lebih lengkap yang bisa membantu kamu menentukan pilihan dengan lebih mudah.

Salah satu perbedaan paling terlihat dari keduanya ada pada variasi bahasa Inggris yang digunakan dalam tes.

Karena TOEFL berasal dari lembaga Amerika, penggunaan Bahasa Inggris Amerika menjadi standar dalam pengujiannya.

Sementara itu, IELTS lebih fleksibel karena menerima berbagai variasi Bahasa Inggris standar, seperti British, Australian, Canadian, hingga American English.

Walaupun hal ini bukan faktor utama dalam menentukan pilihan tes, tetap penting untuk kamu ketahui sebagai bahan pertimbangan.

Dari segi durasi, IELTS berlangsung sekitar 2 jam 45 menit, sedangkan TOEFL memakan waktu lebih lama, yaitu sekitar 3 jam 30 menit.

Tergantung pilihanmu, baik IELTS maupun TOEFL bisa kamu ikuti secara langsung di pusat bahasa atau secara online dari rumah dengan lebih nyaman. Keduanya juga sama-sama menguji kemampuan listening, reading, writing, dan speaking.

Namun, perbedaan mulai terlihat pada bagian ini. Mari bedah satu per satu.

Listening
Pada IELTS, bagian listening terasa lebih beragam karena jenis soalnya bervariasi, mulai dari pilihan ganda, melengkapi kalimat, hingga membaca diagram. Sementara itu, TOEFL cenderung lebih sederhana karena hanya menggunakan soal pilihan ganda.

Reading
Di IELTS, tes reading berlangsung sekitar 60 menit dan teks yang diberikan biasanya diikuti berbagai jenis tugas, seperti menentukan judul, melengkapi kalimat, atau mengisi tabel, sehingga kamu bisa lebih leluasa menunjukkan pemahamanmu.
Sedangkan TOEFL berdurasi sekitar 54–72 menit, dengan 3 sampai 5 teks bacaan yang semuanya diuji menggunakan pertanyaan pilihan ganda.

Writing
Baik IELTS maupun TOEFL sama-sama memiliki dua tugas menulis. Bedanya, IELTS menetapkan minimal sekitar 250 kata, sedangkan TOEFL biasanya menuntut jumlah kata yang lebih banyak, yaitu di atas 300 kata.

Speaking
Pada IELTS, tes speaking terdiri dari 3 bagian dengan durasi sekitar 14 menit. Kamu akan berbicara langsung dengan penguji, sehingga terasa lebih natural dan privat (atau melalui video call dalam kondisi tertentu).
Sebaliknya, TOEFL memiliki 4 bagian speaking selama kurang lebih 17 menit, di mana kamu hanya merespons rekaman melalui mikrofon tanpa interaksi langsung dengan orang lain.

Jika dilihat dari perbandingan langsung, bisa dibilang IELTS menawarkan beberapa keunggulan dari segi format.

Pada bagian Writing, jumlah kata yang diminta lebih sedikit. Lalu di bagian Listening dan Reading, jenis soal yang lebih beragam memberi kamu ruang untuk memberikan jawaban yang lebih bervariasi. Sementara itu, bagian Speaking juga terasa lebih sederhana karena jumlah bagiannya lebih sedikit dan melibatkan interaksi langsung dengan penguji.

Nah, kalau kamu sekarang pilih yang mana?

Eh, btw, ada juga namanya TOEFL ITP yang biasanya digunakan sebagai syarat masuk S2 atau S3 dalam negeri dan juga beasiswa dalam negeri. Terus bedanya apa dengan TOEFL yang dijelaskan di atas?

Bedanya, TOEFL ITP (Institutional Testing Program) itu diselenggarakan oleh perwakilan ETS, kalau di Indonesia sendiri namanya itu IIEF (Indonesian International Education Foundation) dan bekerja sama dengan beberapa lembaga Bahasa Inggris di Indonesia. TOEFL ITP terdiri dari Listening, Structure and Written Expression dan Reading Comprehension.

Sementara yang dijelaskan di atas adalah TOEFL iBT yang mempunyai banyak kesamaan dengan IELTS.

Jadi, sekarang jangan sampai bingung lagi mau pilih mana dan tentunya harus disesuaikan juga dengan kebutuhannya, baik itu IELTS atau TOEFL iBT.

Postingan berikutnya, saya bakalan share juga tentang tips-tips mengerjakan soal-soal IELTS dan atau TOEFL, dan TOEFL ITP khususnya.

Terima kasih sudah membaca sampai selesai.

Leave a Comment